Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Kerja Dan Fungsi Safety Relay


aneka safety relay

Fungsi Safety Relay


Safety Relay atau Relai Pengaman merupakan peralatan kelistrikan yang menggabungkan beberapa relay dan sirkuit, Safety Relai memiliki berbagai fungsi switching, proteksi, dan indikasi.

Contohnya, penggunaan mesin yang berkaitan dengan fungsi yang dapat membahayakan nyawa dan anggota tubuh pengguna atau pihak ketiga. Yang mungkin dapat merusak Mesin dan aset material lainnya. 


Safety Relay Ini dapat mengontrol tindakan pengguna dan memastikan bahwa ini tidak mengarah pada apa pun yang dapat membahayakan, baik secara sengaja maupun tidak.

Safety Relay ini sangat baik digunakan bersamaan dengan Safety device lainnya, seperti:
- Tombol emergency stop
- Emergency trip wire atau tali emergency,
- Safety gate, Light barrier,
- Safety mat, safety bar,
- Pressure sensor,
- Temperature sensor,
- Key switch,
- Proxymity switch,
- Flashing light, warning light
- dll.

Misal terjadi masalah High Press atau low press pada tekanan Oli suatu mesin, mesin tersebut akan stop dan akan berfungi setelah pressure normal dan Safety relay direset.

ilustrasi penggunaan safety relay

Cara Kerja Safety Relay

Pada gambar diatas merupakan ilustrasi dalam pemasangan safety relay dengan beberapa perangkat safety yang digunakan, umumnya untuk input safety relay terpasang dengan rangkaian seri dan output safety relay terpasang secara parallel.

Jika salah satu kontak dari safety device tersebut terputus maka inverter akan off dan motor penggerak mesin berhenti, serta signal emergency menyala. Untuk menghidupkan kembali motor tersebut, kontak peralatan safety tadi harus dalam keadaan normal, artinya jika tombol emergency stop ditekan dalam keadaan darurat, posisi lock emergency harus dilepas kembali, sehingga safety relay bisa direset mengunakan tombol reset yang sudah terhubung pada terminal safety relay. Setelah safety relay direset inverter untuk motor tadi dapat berfungsi kembali secara normal.

Gambar diatas berupa simulasi atau contoh penggunaan safety relay, input dan output signal emergency dapat disesuaikan dengan kebutuhan mesin, seperti jika seseorang atau suatu benda melewati safety area selama beberapa menit, control voltage mesin akan off.


Wiring Diagram Safety Relay

blok diagram dan sirkuit diagram safety relay

Block Diagram dan Circuit Diagram Safety Relay

Gambar diatas merupakan Block Diagram dan Circuit diagram yang terdapat pada safety relay Dold BH5928, Diagram tersebut biasanya sudah tertempel pada Body safety relay. Dari diagram tersebut dapat diaplikasikan pada mesin yang akan menggunakan safety relay tersebut.

Umumnya terdapat 3 bagian dari safety relay, yaitu:

  1. Power input untuk safety relay, pada safety relay diatas menggunakan tegangan 24VDC.
  2. Monitoring Logic, atau coil internal safety relay, pada gambar terdapat 4 coil safety relay.
  3. Kontak safety relay, pada gambar terdapat 6 kontak yang dapat digunakan.

Dari diagram Block tersebut pasti sudah dapat diketahui perbedaan antara Safety Relay dengan Relay biasa.


contoh wiring safety relay

Wiring Diagram Safety Relay

Masih menggunakan safety relay Dold untuk contoh wiring diagram, untuk memudahkan pemahaman dalam wiring diagram, silahkan lihat gambar Block Diagram.

  • Safety Relay ini diberi kode K0, Power 24 VDC tersambung pada terminal A1 Positif dan A2 Negatif.
  • Terminal Y39 dan Y40 dijumper untuk memfungsikan Timer Delay. Dengan melepas jumperan antara Y39 dan Y40 waktu delay dapat dihentikan.

  • Terminal S21 dan S22 dijumper, sebagai proteksi jika terjadi short sirkuit pada A1 – A2.

  • Tombol reset kemudian harus terhubung ke S33 - S34.

Cara Kerja Safety Relay Berdasarkan Wiring

Kondisi Normal
  • Unit safety relay hidup saat mendapatkan tegangan 24VDC.

  • Terminal S11 dan S12 tersambung, kondisi normal kontak NC emergency dalam keadaan menutup.

  • Tombol reset yang terhubung pada S33 dan S34 ditekan, sehingga safety relay aktif.

  • kontak safety relay 13 – 14, 47 – 48 akan terhubung.

  • Mesin dapat berfungsi atau berproduksi

Kondisi Emergency

  • Unit Safety relay dalam keadaan hidup.

  • Dalam keadaan darurat jika salah satu kontak NC terputus, seperti emergency wire ditarik, 

  • Kontak safety relay 13 – 14, 47 - 48 terputus sehingga signal emergency menyala dan mesin akan berhenti sesaat kemudian.

Masalah Masalah Pada Safety Relay

Masalah yang umum terjadi pada unit safety relay.

  1. Signal power tidak menyala : lakukan pengechekan unit power supply.

  2. Signal kontak safety relay tidak menyala : lakukan pengechekan pada terminal kontak kontak emergency yang digunakan.

  3. Safety relay rusak : lakukan penggantian safety relay.


Jika terdapat kendala pada mesin usaha yang tiba tiba mesin stop mendadak, atau safety relay tidak bisa direset karena ada masalah pada kontak emergency dan posisi kontak tidak ditemukan. Bahkan mesin usaha ingin dipasangkan safety relay untuk keamanan material dan operator, silahkan hubungi Japa Solusi Teknik.


Referensi: Dold : Relay Moduls, Interlocks, PCB Relays, Enclosures

Posting Komentar untuk "Cara Kerja Dan Fungsi Safety Relay"